|
Saturday, 06 February 2010 21:28 |
|
sumber: InfoTOL - Astaga!com
1. Tips Mengemudi di Jalan TOL
Mengemudi di jalan tol membutuhkan kondisi fisik dan kondisi kendaraan yang prima, karena kecepatan yang tinggi dan berlangsung cukup lama membutuhkan konsentrasi pengemudi yang tinggi dan daya tahan kendaraan yang baik.
Bagian bagian kendaraan yang memerlukan pemeriksaan agar siap melalui jalan tol antara lain : rem, ban, tekanan angin ban, air radiator, tali kipas, oli mesin, lampu isyarat, bahan bakar, kaca spion, penghapus kaca (wiper) dan air pembersih kaca.
Pastikan kendaraan dalam keadaan baik, yakinkan kembali bahwa posisi tempat duduk, sabuk pengaman dan kaca spion dalam posisi sesuai untuk kebutuhan postur tubuh anda.
Jagalah jarak aman kendaraan anda dengan kendaraan di depan untuk menghindari tabrakan beruntun di beberapa ruas jalan tol terdapat pedoman jarak untuk memberikan gambaran bagi pengemudi.
Kecepatan di jalan tol dibatasi antara 60 km/jam sampai dengan 100 km/jam, bila anda kurang dari 60 km/jam akan menghambat laju kendaraan lain.
Selalu gunakan lampu isyarat apabila hendak pindah lajur.
2. Tips Sebelum Memasuki Jalan TOL
Namanya juga memasuki jalan jalan tol alias jalan bebas hambatan, maka butuh persiapan khusus. tak cuma kendaraan anda, diri anda pun perlu persiapan.
Persiapan apa saja yang dibutuhkan? beberapa hal perlu anda lakukan, yakni :
- Yang jelas kendaraan anda harus diperiksa lebih dulu seperti memeriksa kondisi ban, tekanan angin ban, kondisi rem, airradiator, lampu sign bagian depan maupun bagian belakang, bensin, wiper, pembersih kaca, kaca spion, dan sebagainya.
- Jika mengemudikan seperti truk atau yang memeliki ban belakang, maka saat ada beban barang didalamnya, perhatikan kembali apakah sudak diikat kuat atau belum. Jika belum ikat barang tersebut kuat-kuat agar tak terjatuh yang bisa membahayakan kendaraan lain di belakangnya.
- Saat sudah berada kendaraan, periksa kembali kondisi tempat duduk anda, apakah sudah nyaman untuk menantap kaca spion kiri kanan dan atas kepala. apakah sabuk pengaman sudah dikenakan? Buatlah tubuh anda senyaman mungkin saat kendaraan.
- Siapkan uang pas untuk memasuki jalan tol karena ini akan memperlancar saat anda bertransaksi di jalan raya.
- Harus selalu diingat, diruas tol manan anda akan masuk dan di ruas mana pula anda akan keluar.
- Perhatikan gerbang tol, kurangi kecepatan kearena anda akna melakukan transaksi.
- Pilihlah gardu yang memeliki lapu berindikasi warna hijau.
3. Tips Saat Berada di Jalan TOL
- Usahakan untuk tetap melajukan kendaraan anda dilajur kiri, tidak selalu berpindah lajur kecuali untuk mendahului.
- Usahakan untk tidak melaju dibawah kecepatan minimun yakni 60 Km/Jam atau melebihi kecepatan maksimum 100 km/Jam sesuai rambu-rambu yang terpasang.
- Nayalakan lampu kecil saat hujan tiba dan kurangi kecepatan. pada permukaaan jalan basah, pedoman jarak aman adalah sesuai dengan kecepatan kendaraan, yaiti lecepatan 100 Km /Jam.
- Beristirahatlah dengan menepikan kendaraan ketempat isitrahat saat rasa kantuk dan rasa lelah menyerang. Tidur sejenak atau minum secukupnya. Bisa juga melakukan gerakan - gerakan ringan dan bermanfaat lainnya.
- Jangan membuang benda apapun juga karena sangat berbahaya.
- Dimohon tidak menyingkirkan benda-benda yang ada disepanjang jalan tol seorang diri karena itu sangat berbahaya, segera hubungi bagian informasi jalan tol.
- Jika ada pekerjaan dijalan tol perhatikan rambu dan petunjuk yang terpasang.
- Jika ingin berpindah lajur, pastikan kendaraan yang berada dibelakang anda maupun yang berada didepan posisinya sudah benar-benar aman.
- Jika ingin berpindah lajur, nyalakan lampu isyarat lalu bergerakalah pada saat yang tepat. Jangan lakukan gerakan memotong karena itu sangat berbahaya sekali.
- bahu jalan untuk kendaraan yang berhenti di jalan tol, jadi jangan gunakan bahu jalan
4. Tips Mengalami Kecelakaan di Jalan TOL Bila anda mengalami kecelakaan di jalan tol,
- Amankan diri anda dulu
- Minta bantuan kendaraan lain yang lewat agar memberikan informasi kejadian kecelakaan tersebut ke gerbang tol terdekat atau petugas patroli jalan tol
- Bantulah korban lain dengan cara yang aman dan tidak menyebabkan cedera tambahan
- Mintalah kepada korban yang tidak luka untuk segeran ke tepi luar dari bahu jalan
- Tunggulah beberapa saat sampai patroli dan ambulans jalan tol datang.
5. Persiapan Melalui Jalan Tol
- Periksa kondisi kendaraan anda sebelum berangkat melakukan perjalanan melalui jalan tol.
Kondisi rem, kondisi ban, tekanan angin ban, air radiator, lampu isyarat depan dan belakang, bahan bakar, kaca spion, wiper, air pembersih kaca dsb
- Yakinkan kembali bahwa kondisi tempat duduk, sabuk pengaman dan kaca spion dalam posisi sesuai untuk kebutuhan postur anda
- Muatan barang dalam truk/kendaraan bak harus ditutup dan diikat kuat dan rapi sehingga tidak akan terbang atau tercecer apabila terkena angin. Dilarang membawa penumpang pada bak terbuka ataupun di atas barang tumpukan
Tentukan ruas jalan tol mana saja yang akan dilalui, masuk atau keluar di gerbang tol mana saja. Siapkan uang pas untuk membayar tol pada tempat yang mudah terjangkau
|
|
Monday, 18 January 2010 11:15 |
|
Press Release Nomor: 020/2009 Tanggal 31 Desember 2009
Selama tahun 2009, PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah melayani lebih dari 918 juta transaksi kendaraan yang melintas di jalan tol. Jumlah ini tersebar di 13 ruas tol yang dioperasikan Jasa Marga baik yang ada di Jabodetabek, maupun di Jawa Barat, Semarang, Surabaya dan Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa.
Volume lalu lintas transaksi terbesar terjadi di Jalan Tol Dalam kota Jakarta yang mencapai lebh dari 252 juta kendaraan selama tahun 2009. Setelah itu diikuti oleh Ruas Tol Jakarta-Cikampek (lebih dari 128 juta), Jagorawi dan Jakarta-Tangerang yang masing-masing lebih dari 119 juta kendaraan.
Sedang pada tahun 2009 ini, diperkirakan Jasa Marga akan berhasil memperoleh pemasukan dari pendapatan tol sebesar Rp 3,6 trilyun. Atau meningkat sekitar 7% dibanding tahun 2008 yang mencapai Rp 3,35 trilyun.
Read more...
|
|
Friday, 15 January 2010 13:20 |
|
Indonesia Good Corporate Governance (GCG) Award 2009
Sebanyak 20 Perusahaan meraih penghargaan dalam The Most Trusted Company, Indonesia Good Corporate Governance (GCG) Award. Penghargaan yang diselnggarakan oleh SWA dan Indonesian Institut for Corporate Governance (IICG) ini terkait dengan upaya mendorong praktik GCG di berbagai Perusahaan di Indonesia. Penghargaan ini didahului oleh survey Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang saat ini sudah masuk tahun ke-7.
Pemeringkatan ini dilakukan kepada para partisipan (Perusahaan) secara sukarela dengan melewati empat tahapan yakni : Self-assesment (bobot 15%), kelengkapan dokumen (25%), paparan makalah (12%), dan observasi (48%). Adapun ruang lingkup penilaian mencakup 12 aspek: komitmen, transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, keadilan, kompetensi, misi, kepemimpinan, kolaborasi, ditambah moral etika dan strategi.
Read more...
|
|
Friday, 15 January 2010 12:52 |
|

Investor Daily (28/12): PT Jasa Marga Tbk, siap mengperasikan dua ruas tol baru pada 2010. Kedua ruas tol itu adalah bagian dari tol Trans Jawa, yakni Semarang-Solo seksi I (Semarang-Ungaran) sepanjang 10,9 kilometer (km) dan Surabaya-Mojokerto seksi IA (Dukuh Menanggal Interchange Waru) sepanjang 2,4 km.
Direktur Utama Jasa Marga Frans S. Sunito mengatakan, perseroan tengah menggarap tujuh ruas tol baru. Dari ketujuh ruas tol itu, dua diantaranya Semarang-Solo seksi IA, telah menunjukkan kemajuan, baik dalam proses pembebasan lahan maupun konstruksinya.
Read more...
|
|
Friday, 25 December 2009 09:30 |
|
Press Release Nomor: 018/2009 Tanggal 2 Desember 2009 PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) pada Triwulan III 2009 berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp2,618 Triliun atau meningkat 4,75% dibanding Triwulan III 2008 yaitu Rp2,499 Triliun. Pertumbuhan ini sesuai dengan rencana kerja Jasa Marga, Konsistensi pertumbuhan ini terlihat pula apabila dibandingkan dengan pendapatan TW II tahun 2009 dibanding TW II tahun 2008 yang juga tumbuh sebesar 4,69%. Peningkatan tersebut antara lain disebabkan meningkatnya volume lalu lintas pada periode yang sama sebesar 3,76%. Konsistensi tersebut juga terlihat dari rasio dari EBITDA margin yang berada di tingkat 57% baik di TW III tahun 2008 maupun di TW III 2009.
Read more...
|
|
|